Bonsai Belimbing: Manfaat, Jenis dan Cara Membuat

  • Whatsapp
Bonsai Belimbing
Bonsai Belimbing/Pixabay/Kolase Foto dari mrngochuy dan MikeCastelan

BONSAIKU – Bonsai belimbing merupakan salahsatu bonsai jenis tanaman buah. Bagi para pecinta bonsai atau mungkin bagi masyarakat umum sudah tidak aneh lagi dengan bonsai tanaman buah.

Sudah banyak dari para petani buah atau para penjuat tanaman hias yang membudidayakan bonsai tanaman buah. Bonsai buah dibuat didalam pot dan dijadikan tanaman yang memiliki ukuran kecil dan pendek namun, memiliki buah yang lebat.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya belimbing saja yang bisa di bonsai, bahkan ada juga bonsai pisang dan bonsai durian. Selain tanaman buah, ada juga jenis bonsai tanaman liar yang dibudidayakan dan dirubah menjadi hiasan yang sangat cantik.

Pohon belimbing merupakan pohon buah yang berasal dari daerah Asia Tenggara terutama Sri lanka, Indonesia dan Malaisiya. Buah ini kini menyebar luah di daereh  yang beriklim tropis dan subtropis.

Buah belimbing cukup digemari di Indonesia, selain rasanya yang manis serta kandungan airnya yang melimpah, buah yang satu ini juga akan kaya manfaat. Berikut beberapa manfaat dari buah belimbing.

Manfaat Buah Belimbing

Bonsai Belimbing
Bonsai Belimbing/Pixabay/Kolase Foto dari mrngochuy dan MikeCastelan

Buah yang memiliki warna kuning saat sudah matang ini, ternyata kaya akan manfaat untuk keehatan kita. Selain kita bisa menikmati rasanya yang enak dan menyegarkan kita sekaligus bisa mendapatkan manfaat dari buah ini untuk kesehatan tubuh kita.

Berikut beberapa manfaat dari buah belimbing yang bisa kita ketahui:

  • Buah belimbing kaya akan kandungan vitamin C . Vitamin C nya yang tinggi mamou menjadi antioksidan yang berperan dalam memerangi radikal bebas dan mampu mencegah sel-sel kanker menyebar. Selain itu, buah belimbing juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh san dapat mencegah kita mengalami sariawan.
  • Belimbing juga mampu mengikat kolesterol serta asam empedu yang ada didalam usus. Buah yang satu ini juga akan membantu pengeluarannya, sehingga bisa melancarkan pencernaan dan menurunkan kolesterol dalam darah.
  • Buah berbentuk bintang ini memiliki kandungan kalium yang tinggi dan Natrium yang terkandung cukup rendah. Hal ini sangat memungkinkan belimbing dijadikan sebagai obat anti hipertensi.

Syarat Tumbuh Pohon Belimbing Agar Berkembang dengan Baik

  • Tanah, Belimbing  bisa tumbuh dalam berbagai jenis tanah yang memiliki drainase yang baik, gembur dan kaya akan nutrisi serta bahan organik.
  • Pengairan,Saat tanaman masih muda, tanaman memerlukan air yang cukup, jadi saat tanaman masih muda lakukanlah penyiraman secara rutin dan teratur. jika tanaman sudah terbentuk, penyiraman dilakukan jika dirasa media tanam kering.
  • Pemupukan, Saat tnaman belimbing masih muda, lakukan pemupukan dengan  10-10-10 pupuk setiap bulan, kecuali pada saat musim dingin. Saat pohon sudah dewasa, pohon harus dibuahi pada awal musim tanam. Kita juga dapat  menggunakan pupuk kandang.
  • Hama dan Penyakit, Belimbing adalah pohon yang bisa dibilang  sedikit bebas dari hama. Namun, lalat dan sisik buah bisa saja menyerang pohon belimbing.

Belimbing tidak hanya memiliki satu jenis, tetapi juga memiliki jenis varietas yang sangat beragam. Kita bisa membonsai jenis-jenis bonsai tersebut dan menikmati keindahan serta rasa buahnya. Berikut beberapa jenis buah belimbing.

Jenis-Jenis Pohon Belimbing

Sebelum membuatnya tanaman buah ini menjadi bonsai belimbing, sebaiknya kita pahami terlebih dahulu apa saja jenis jenis dari pohon buah belimbing ini. Karena ada banyak jenis pohon belimbing yang bisa kita temui, antaranya sebagai berikut:

1. Belimbing Demak

Buah belimbing yang berasal dari daerah Demak ini menjadi salah satu buah belimbing yang menjadi primadona. Selain ukurannya yang besar dan dagingnya yang banyak, buah belimbing demak memiliki rasa yang sangat manis dan menyegarkan.

2. Belimbing Wulan

Jenis belimbing yang satu ini memiliki daging buah yang cukup tebal dengan warna kemerahan. Belimbing wulan bisa memiliki ukuran 16 cm dan berdiameter 10 cm. Selain buahnya yang besar, daging buah ini juga tidak berserat.

3. Belimbing Dewi

Jenis belimbing dewi memiliki ukuran buah yang cukup besar dengan warna kuning kemerahan. Kandungan air yang terdapat pada belimbing dewi sangat tinggi.

Bisa dibilang belimbing dewi memiliki kandungan air yang cukup tinggi dibandingkan dengan jenis belimbing lainnya yang tumbuh di Indonesia.

Buah ini juga cukup baik dalam ketahanan terhadap cuaca setelah dipanen. Buah ini juga memiliki rasa yang sangat manis.

Belimbing dewi memiliki kulit yang cukup bagus. Hal ini membuat belimbing dewi sangat cocok untuk dijadikan buah ekspor karena mampu mempertahankan kondisi buah.

Selain untuk dikonsumsi secara langsung, belimbing jenis ini juga sering dikonsumsi dengan cara diolah dan dijadikan campuran pembuatan dodol.

4. Belimbing Madu

Jenis belimbing madu merupakan jenis belimbing yang bersal dari Malaisiya. Buah ini memiliki ukuran yang cukup besar, seperti namanya, buah ini memiliki rasa yang begitu manis semanis madu. Jenis varieras belimbing madu juga merupakan belimbing yang memiliki harga cukup tinggi. Buah belimbing madu sedikit berserat dan tekstur buahnya lebih halus.

5. Belimbing Wuluh

Jenis belimbing yang satu ini bisa dibilang cukup beda dengan buah belimbing lain yang sudah disebutkan di atas.

Jika buah belimbing yang sudah disebutkan di atas memiliki rasa yang manis serta ukuran yang besar dan warna yang kuning, belimbing wuluh sangat berbeda.

Belimbing wuluh memiliki ukuran yang kecil dan berwarna hijau, selain itu belimbing wuluh juga memiliki rasa yang masam.

Meskipun rasanya masam, hal itu tidak menurunkan minat masyarakat terhadap jenis belimbing yang satu ini. Itu karena buah ini memiliki banyak manfaat.

Biasanya masyarakat menggunakan belimbing wuluh mwnjadi salah satu bahan campuran dalam masakan dan juga digunkan untuk mengobati penyakit diabetes, serta membantu menurunkan berat badan.

Selain jenis jenis belimbing yang sudah disebutkan diatas, tentunya masih banyak lagi jenis belimbing yang bisa kita jadikan bonsai. Hal itu memperluas peluang kita untuk berkreasi dengan jenis varietas tanaman bonsai belimbing.

Nah, untuk membuat bonsai belimbing kita bisa membuatnya sendiri dirumah. Bonsai belimbing tidak memerlukan lahan yang luas karena bonsai belimbing bisa kita tanam didalam pot.

Berikut adalah beberapa langkah yang harus kita lakukan untuk membuat bonsai belimbing.

Cara Membuat bonsai Belimbing

Bonsai Belimbing
Bonsai Belimbing/Pixabay/Kolase Foto dari mrngochuy dan MikeCastelan

Ada beberapa tahapan yang harus dipahami dalam budidaya atau membuat pohon belimbing menjadi bonsai, berikut hal-hal yang bisa dilakukan:

1. Persiapan Bakalan

Langkah awal yang harus kita lakukan kita harus menyiapkan bakalan bonsai belimbing, kita bisa mendapatkannya dengan vcara mendongkel. Dongkel bakalan bonsai dan rapihkan akar-akar yang berantakan, pangkas batang bakalan dan pilah cabang yang tidak kita perlukan untuk dibuang.

2. Persipan Media Tanam

Media tanam merupakan bagian yang cukup penting dalam menanam karena melalui media, tanaman bisa menyerap nutrisi. Siapkam media tanam dan juga pot untuk dijadikan tempat menanam. Media tanam bisa kita gunakan campuran tanah dengan pasir alam ataupun pasir malang dengan perbandingan 1:1, media juga dicampur dengan kompos untuk mendapatkan nutrisi.

3. Cara Menanam Bonsai Belimbing

Tanam bakalan bonsai kedalam pot menggunakan media tanam yang sudah disiapkan dan biarkan media tanam menutupi hingga ujung batang bawah bakalan.

4. Cara Membentuk Pohon Belimbing Jadi Bonsai

Pembentukan merupakan proses yang cukup penting dalam membuat bonsai, proses pembentukan akan menentukan bonsai yang terbentuk. Lakukan pembentkan bonsai dengan cara melilitkan kawat pada cabang yang ingin kita bentuk.

Kita bisa membentukanya menjadi melengkung kebawah ataupun tegak lurus. Lakukan pelilitan dengan hati-hati agar tidak melukai kulit batang.

Cara Merawat Bonsai Belimbing

Bonsai Belimbing
Bonsai Belimbing/Pixabay/Kolase Foto dari mrngochuy dan MikeCastelan

Selain membuat atau membentuk, yang tak kalah penting dalam hal ini adalah teknik perawatan. Perawatan pada tanaman belimbing yang telah dibentuk menjadi bonsai ini menjadi penting agar pertumbuhan maksimal, dan pohon tetap berbuah.

Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan:

1. Penyiraman dan Pemberian sinar Matahari yang Cukup

Lakukan penyiraman secara ranting, satu hatri sekali, pagi atau sore hari untuk menjaga kelembapan. Berikan sinar matahari yang cukup dengan cara meletakan bonsai di tempat yang cukup memberikan sinar matahari.

2. Pemupukan pohon bonsai belimbing

Pemupukan diperlukan untuk menggantikan nutrisi yang sudah dipakai oleh tanaman dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Lakukan pemupukan dengan cara dan dosis yang sesuai.

Gunakan pupuk bonsai terbaik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan lakukan pemupukan secara berlebihan. Pupuk mempercepat pertumbuhan bonsai.

Bahkan ada yang menggunakan micin untuk pupuk bonsai. Namun untuk penggunaanya harus dapat memastikan dosis yang dibutuhkan pada tanaman yang akan diberikan.

3. Menjaga Bentuk Bonsai

Jika bonsai kita sudah terbentuk, kita harus tetap menjaga bentuk bonsai. Lakukan pemangkasan untuk mengontrool pertumbuhan bonsai agar tidak tumbuh dengan arah yang sembarang.

Pangkas batang dan daun serta tunas baru yang tidak kita perlukan. Pemangkasan juga bertujuan untuk menjaga kerapihan bonsai.

Itulah beberapa informasi tentang bonsai belimbing yang bisa kita dapatkan dan mungki kita aplikasikan beberapa tipnya. Semoga bermanfaat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *