Bonsai Durian, Ini Cara Menanam Agar Pendek & Berbuah

  • Whatsapp
Bonsai Durian
Ilustrasi Bonsai Durian/Pexels/Hong SON

BONSAIKUBonsai durian merupakan bentuk miniatur dari pohon durian yang lazim kita temukan. Ini menjadi salah satu solusi agar petani atau pembudidaya, dan bahkan si pemilik pohon bisa menghasilkan pohon durian yang pendek.

Meski pendek pun, pohon bonsai durian ini tetap bisa memiliki produktifitas panen buah yang lebat. Sehingga, tidak hanya disebut sebagai tanaman hias, seperti bonsai serut saja yang bisa dikerdilkan, tetapi juga tanaman buah dengan buah besarpun bisa dikerdilkan.

Bacaan Lainnya

Pohon durian yang tinggi, kerap kali menjadi penghalang pecinta durian untuk menanamnya. Hal itu membuat sebagian besar orang menginginkan pohon durian yang pendek, namun berbuah lebat.

Pohon yang pendek, namun berbuah lebat memungkinkan kita untuk menanam durian di lahan yang sempit, bahkan bisa ditanam didalam pot. Selain kita bisa menikmati buahnya, ternyata ada banyak manfaat tanaman bonsai yang bisa kita dapatkan.

Untuk mendapatkan pohon bonsai yang pendek, tapi berbuah lebat, ada beberapa langkah yang harus kita lakukan. Berikut beberapa hal yang perlu kita pelajari tentang pohon durian dan bonsai durian :

Klasifikasi Durian

Bonsai kini menjadi primadona di kalangan masyarakat. Apalagi bagi mereka yang memiliki rumah minimalis dan lahan yang sempit. Begitu juga untuk jenis tanaman ini. Artinya, ia tak hanya menjadi tanaman buah, tapi juga bisa menjadi tanaman hias di pekarangan rumah, dengan bentuk pendeknya yang unik.

Untuk itu, sebelum kita kenal lebih jauh akan jenis bonsai buah kali ini, sebaiknya memang kita mengenal karakteristik dan klasifikasi dari pohon durian ini terlebih dahulu.

Diketahui, bahwa, nama latin dari buah durian adalah Durio zibethinus, dan pohon ini merupakan pohon tropis. Tanaman ini dapat ditemui dengan mudah di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Adapun Klasifikasi Ilmiah Pohon Durian / Duren ini berasal dari kingdom plantae. Ini termasuk ke dalam divisi Spermatophyta dengan Sub Divisi Angiospermae.

Selain itu, Pohon Durian berasal dari kelas Dycotyledone masuk kedalam ordo Bombacales. Buah durian termasuk kedalam famili bombacaceae dengan genus Durio dengan spesies Durio zibenthinus.

Kulit durian cukup tebal dan memiliki permukaan yang runcing-runcing seperti duri. Durian memiliki warna hijau kekuningan, keabu-abuan, atau kecokelatan.

Aroma durian sangat tajam. Namun dari sisi rasa, buah durian sangat enak dan banyak penggemarnya. Walaupun enak dan banyak penggemar, tidak semua orang suka dengan durian, bahkan tak jarang ada yang mual karena aromanya yang tajam.

Bagi para pencinta durian, memiliki pohon durian sediri tentunya akan memberikan kebahagiaan. Apalagi pohon itu bisa ditanam dilahan yang sempit dan berbuah lebat. Salah satu durian yang menjadi primadona adalah durian montong. Berikut cara budidaya bonsai durian montong :

Budidaya Bonsai Durian

Bonsai Durian
Ilustrasi Bonsai Durian/Pexels/Hong SON

Ada banyakcara yang bisa kita lakukan untuk bisa menanam bonsai durian. Namun tak terlepas dari cara menanam durian dari biji. Salah satu yang populer adalah terkait durian montong. Beberapa tahapan yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Pembibitan

Pertama-tama, carilah bibit yang unggul. Bibit yang unggul dapat dilihat dari bentuk bijinya yang utuh dan tidak kisut. Jadi Anda bisa pilih biji yang akan ditanam yang berasal dari indukan pohon durian yang sehat.

Sebelum menanam, lakukan beberapa hal berikut ini, seperti membersihkan terlebih dahulu biji dari sia-sisa daging buah yang masih menempel.

Baru, ketika sudah dipastikan biji durian bersih, Anda harus keringkan biji durian. Cara yang bisa digunakan yakni, dengan cara diangin-anginkan saja. Agar biji dapat menghasilkan benih pohon durian yang nggul, simpan terlebih dahulu sekitar tiga minggu di tempat yang kering.

Setelah itu, letakan biji di media penyemaian. Gunakan media tanam berupa campuran tanah dan pasir dengan perbandingan masing-masing 1:1. Setelah media tanam siap, jangan lupa disiram terlebih dahulu. Posisikan biji dengan posisi miring agar kelak calon akar bisa langsung menuju ke tanah.

Tahapan selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan timbun biji durian. Bagaimana caranya? Apakah dengan asal tutup dengan tanah. Nah pada tahapan ini yang perlu diingat adalah, media tanam yang telah disiapkan ini yang akan jadi tempat untuk menimbunnya.

Akan tetapi, Anda perlu lakukan untuk membiarkan biji durian tersebut sedikit terlihat dari permukaan. Kita bisa menyemai beberapa biji dalam satu tempat jika tempat persemaian besar.

Perlu diperhatikan, biji -biji yang ditanam dalam satu tempat diberikan jarak 2 sampai 3 cm. Baru tahapan selanjutnya adalah dengan menutup bagian atas dengan plastik. Baru, setelah tiga minggu, biji akan berubah menjadi bibit. Bibit ini siap digunakan ketika daunnya sudah mencapai 3 helai.

Selain menanam dari proses biji, kita juga bisa mendapatkan bibit dari situs jual beli online maupun konvensional. Harganya bervariasi, mulai dari delapan ribuan hingga puluhan ribu.

2. Hal yang Harus Diperhatikan Saat Persiapan Lahan Tanam Durian

Pada tahapan ini, yang harus dilakukan Anda adalah membersihkan lahan yang akan ditanami. Pembersihan ini memastikan tidak adalagi gulma pada media tanam yang akan mengganggu proses pertumbuhan budidaya durian bonsai.

Selanjutnya yang bisa dilakukan adalah lakukan penggemburan tanah yang akan jadi lahan tanam. Caranya bisa dengan membajak atau mencangkul. Setelah dilakukan hal tersebut, biarkan selama tiga hari untuk dianginkan.

Setelah itu, bat lubang dengan jarak kurang lebih 8×8 m, agar tanaman tidak berebt nutrisi di dalam tanah. Jarak yang tidak terlalu rapat juga mencegah tanaman untuk tidak saling menutupi.

Jika pohon terhaangi, cahaya matahari akan susah masuk . Jarak itu juga bisa mencegah penyebaran hama dan penyakit pada tanaman terdekat.

Setelah langkah di atas dilakukan, perlu Anda pastikan adalah, pupuk masuk ke dalam lubang galian. Tak lupa juga dilanjutkan dengan memasukan tanah galian. Catatan dalam hal ini adalah jangan terlalu penuh.

Lalu aduk pupuk dengn tanah galian tadi agar tercampur rata. Diamkan selama satu minggu agar pupuk terserap oleh tanah, serta racun pada tanah dapat memuai oleh matahari.

3. Penanaman Bibit

Waktu penanaman durian paling baik adalah musim hujan, sehingga tanaman mendapatkan suplai air yang cukup. Langkah selanjutnya adalah memasukan bibit durian tersebut ke dalam lubang untuk ditanam dalam posisi tegak. Jangan lupa untuk menutup kembali batas pangkal bibit durian Anda.

Setelah bibit durian ditanam yang perlu anda lakukan adalah, menyiram tanaman tersebut ketika kondisi tanah dalam keadaan kering. Untuk menghindari hujan deras dan sengatan sinar matahari secara langsung, bibit yang baru ditanam diberi naungan. Setelah berumur 3-5 bulan setelah penanaman, naungan dapat dibongkar.

Selain menanam dipekarangan, bonsai durian juga bisa ditanam dipot seperti halnya bonsai kelapa. Ini yang bisa kita lakukan untuk menjadikannya bonsai.

Bonsai Durian, Tanaman Buah Dalam Pot

Bonsai durian atau Tabulampot durian bisa kita lakukan jika kita ingin mempunyai pohon buah durian, namun tidak memiliki lahan. Kita bisa menanam buah durian didalam pot di pekarangan rumah kita.

Jika kita ingin menanam bonsai durian, tentunya kita harus memilih dan mempersiapkan bibit terlebih dahulu. Selain bibit, kita juga harus menyiapkan media tanam yang akan menjadi tempat bibit durian tumbuh.

Bonsai durian menggunakan media campuran tanah liat dengan pupuk organik. Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk kompos maupun pupuk kandang.

Untuk campuran media tanamgunakan perbandingan 1:1 Setelah semua siap, media tanam dimasukan ke dalam karung. Setelah dipastikan langkah sebelumnya selesai, kita juga bisa buat lubang pada tanah tersebut sesuai ukuran karung yang dibenamkan.

Sebelum karung media tanam ditanam, berikan pupuk TSP dan fosfok pada dasar lubang tanah. Berikan TSP dan fosfok sendok makan atau 20 gram.

Kenapa ini diperlukan? Sebab, langkah tersebut upaya dalam mengoptimalkan pertumbuhan akar pohon durian. Baru pada tahapan selanjutnya, kita bisa berikan furadan dengan dosis 2 sendok makan. Hal tersebut bertujuan mencegah tumbuh kembangnya bakteri pantogen.

Selanjutnya tanam karung pada lubang, lalu tanam bibit durian pada media tanam yang telah dibenamkan. Anda juga harus memastikan, untuk tidak lupa dalam memberi pupuk. Pemberian pupuk ini dilakukan secara teratur, yakni; pemberian pupuk diberikan 2-3 kali dalam setahun. Gunaka pupuk bonsai terbaik agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

4. Pemangkasan

Untuk mendapatkan pohon durian yang pendek, pemangkasan adalah salah satu cara yang bisa dilakukan. Pemangkasan pada pohon dan tanaman bonsai durian ini adalah suatu proses dalam membentuk pohon durian menjadi bonsai.

Proses tersebut dilakukan ketika pohon durian yang akan dibonsai ini telah mencapai umurnya, yakni di usia 1 tahun. Catatan yang perlu anda ingat adalah, proses pemangkasan dilakukan pada batang utama, tingginya kurang lebih 70-100 cm.

Untuk lebih jelasnya, berikut cara pemangkasannya :

  1. Sebelum melakukan pemangkasan, kita tentukan satu batang utama yang akan dipangkas. Jika ada dua batang utama, kita potong salah satunya saja.
  2. Dalam memilih batang utama, pilihlah batang utama yang sudah mencapai 1 meter untuk dipangkas. Usahakan pemangkasan dilakukan secara simetris. Seimbangkan pemangkasan dan pertumbuhan cabang pohon durian.
  3. Setidaknya buatlah 6-10 calon cabang primer pohon durian. Selama pertumbuhan, tunas tunas yang ada disekitar dahan dipangkas.
  4. Bagian pohon durian yang memiliki tinggi 2 – 3 meter adalah tajuk mahkota.Sedangkan batang pokok yang kokoh 0,7—1 m adalah penyangga.
  5. Setidaknya dalam membentuk tajuk, peliharalah satu batang utama. Untuk calon cabang primer, pilih 10 cabang untuk dipelihara. Antara bentuk tajuk dengan percabangan harus seimbang.
  6. Pangkaslah batang utama dengan tajuk paling atas dari pohon durian yang berukuran 2-3 meter. Pemangkasan disarankan sekitar 50 cm dari ujung tajuk bagian bawah.  Saat memangkas usahakan kayu tidak terbelah dan tetap dalam keadaan rapih.
  7. Lakukanlah pemangkasan secara rutin agar tanaman tidak semakin tinggi. Berikan pupuk secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Itulah yang bisa kita pahami tentang cara membuat bonsai durian ini. Sekian, semoga bermanfaat. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar