Bonsai Serut: Harga Termahal, Terbaik & Cara Menanam

  • Whatsapp
Bonsai Serut
Ilustrasi Bonsai Serut/Pixabay/Monfocus

BONSAIKU – Bonsai serut memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta bonsai. Bahkan ia akan menjadi wahana semua orang si pemiliknya dalam menuangkan seni dan kreativitas.

Sebab, dengan bonsai, seni dan kreatifitas Anda akan diasah dengan menggunakan beragam cara dalam membentuk tanaman menjadi karya yang cantik dan unik.

Bacaan Lainnya

Bahkan ada banyak manfaat tanaman bonsai yang bisa dirasakan oleh semua orang pecintanya, dan bahkan yang melihatnya.

Maka tak heran, disampaikan, bonsai merupakan hasil dari perpaduan antara seni dan tanaman. Apalagi, teknik bonsai dilakukan dengan cara menjadikan tanaman di dalam pot menjadi kerdil.

Cara membuat tanaman kerdil tentunya dengan memberikan sentuhan kreativitas, sehingga menonjolkan keindahan seni di dalam tanaman tersebut.

Artikel ini akan mengajak anda mengenal lebih jauh bonsai serut. Tentang serut terbaik, harga termahal, sampai tentang cara budidaya, menanam dan membuat pohon serut itu menjadi bonsai.

Klasifikasi Bonsai Serut

Bonsai serut adalah tanaman yang dikerdilkan dari tanaman serut. Tanaman bonsai serut juga dikenal dengan nama latin Streblus asper.

Tanaman bonsai ini menjadi salah satu tanaman bonsai yang paling banyak diminati para pecinta tanaman hias. Hal itu karena tanaman bonsai ini memiliki bentuk yang unik dengan tekstur batangnya yang berwarna putih, serta daun yang berbentuk kecil lebat menambah keindahan tanaman ini.

Jika anda mulai tertarik dengan tanaman bonsai jenis ini dan ingin memilikiya, anda perlu mempelajarinya lebih dalam, bukan soal harga mahal tidaknya.

Sebab, harga yang murah bisa dijadikan mahal, ketika Anda berhasil merawaat dan menjadikan bonsai itu bernilai.

Perlu diketahui, bahwa tanaman serut merupakan tanaman asli dari daerah kering, yaitu Kamboja, Thailan, Sri Lanka, Vietnam, Malaysia, dan India. Hal itulah yang membuat tanaman ini juga cocok di tanam di Indonesia yang memiliki iklim tropis.

Dalam proses pembuatannya, perlu diketahui bahwa setiap menjelang musim kemarau, tanaman ini merontokan daunnya. Namun, setelah itu, kurang lebih seminggu kemudian, tunas baru yang segar akan bermunculan kembali.

Jadi, tidak perlu khawatir jika tanaman serut anda rontok banyak, itu bukan berarti ada masalah dengan tanaman anda. tanaman ini sangat peka jika terpotong akarnya.

Perlu kehati-hatian dan ketelitian pada saat memindahkan tanaman ini dari tanah ke dalam pot.  Semakin indah tanaman bonsai, semakin tua usia bonsai, semakin fantastis pula harga jualnya.

Apalagi, harga tanaman bonsai serut cukup fantastis. Pada umumnya, tanaman bonsai memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan tanaman hias lainnya.

Harga itu ditentukan oleh jenis pohon, keindahan, perawatannya serta usia dari tanaman tersebut.

Harga Tanaman Bonsai Serut Termahal & Terbaik

Untuk kualitas yang standar, jenis bonsai ini biasa dihargai 100.000 – 200.000. Sedangkan untuk yang kualitas kontes, mulai dari 2 juta – 5 juta, bahkan lebih.

Salah satu kolektor di Malang, memiliki bonsai jenis ini dan telah berusia lebih dari 20 tahun, bonsainya tersebut pernah ditawar dengan harga Rp50 juta rupiah.

Berikut jenis termahal dari serut:

1. Bonsai Serut Merah (Harga : Rp. 3.500.000-5000.000)

Pohon serut merah adalah salah satu jenis yang paling dikenal masyarakat. Serut merah memiliki daun berwarna merah yang menjadi keunikan tersendiri dan menjadi cirikhas.

Tanaman ini memiliki batang berwarna putih dengan bentuk daun sedikit lonjong.

2. Bonsai Serut Liar (Harga : Rp. 1000.000-Rp. 3500.000)

Tanaman serut ini biasanya ditemukan di alam liar. Tanaman ini juga dikenal dengan nama latin Streblus asper. Cirikhas yang paling umum ditemukan adalah warna batang yang pucat dan keras.

Memiliki daun berukuran lebih kecil dengan warna hijau serta bertekstur kasar bergerigi. Buah dari tanaman ini berwarna hijau.

3. Bonsai serut Batu Karang (Harga : Rp. 3000.000)

Jenis bonsai ini adalah bonsai yang ditanam pada batu karang. Cara membuatnya cukup sulit, hal itu menyebabkan harganya cukup mahal.

4. Bonsai Serut Penjing (Harga Rp. 2550.000)

Dalam bahasa mandarin, peding berarti pemandangan dalam pot. Proses pembuatannya yang sulit juga membuat tanaman ini memiliki harga cukup mahal.

5. Bonsai serut Rafting (Harga Rp. 2500.000)

Nama bonsai ini diambil dari bentuknya, yaitu rafting. Kata ini menggambarkan bagian batang yang sudah tua dan tumbuh ke tanah, walaupun dapat tumbuh lagi.

6. Bonsai Serut Jumbo (Harga : Rp. 1200.000)

Seperti namanya, serut jumbo ini memiliki ukurang yang besar, bahkan lebih dari large. Jenis ini merupakan salah satu jenis bonsai terbesar dan paling tinggi.

7. Bonsai Serut Lanang (Harga : Rp. 400.000-Rp. 1000.000)

Jenis pohon serut ini didapatkan dari pohon serut lanang. Perbedaan yang mencolok dapat ditemukan dari tanaman ini dibandingkan dengan jenis lain. Perbedaan itu bisa dilihat dari batangnya yang berduri .

Bonsai Kontes Terbaik

Tanaman bonsai biasa diterjunkan untuk mengikuti kontes. Adapun ciri-ciri bonsai serut terbaik adalah sebagai berikut :

  • Daun berwarna hijau dan bergerigi.
  • Batang bonsai berwarna putih
  • Bonsai memiliki batang yang keras
  • Memiliki warna bunga serut putih
  • Bonsai memiliki buah berwarna hijau
  • Tanaman bonsai bisa mencapai usia ratusan tahun
  • Jenis bonsai ini sering menggugurkan daunnya pada saat musim kemarau
  • Bonsai lebih memilih daerah-daerah yang lembab dan tidak terkena matahari secara langsung.

Cara Menanam Bonsai Serut

Semakin Anda ingin memiliki jenis bonsai ini, maka semakin Anda harus belajar tentang budidaya. Baik cara menanam, maupun membuat pohon serut yang anda miliki menjadi kerdil.

Karena kerdilnya tersebutlah yang akan disebutnya sebagai pohon bonsai. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

1. Media Tanam

Media tanam yang dibutuhkan bonsai berbeda dengan tanaman lain. Bonsai menggunakan media campuran tanah gunung. Tanah gunung dicampur dengan humus dan pupuk kandang yang berasal dari sapi atau kambing.

Perbandingan media tanamnya adalah 1:1:1 dengan ditambahkan sekam padi atau cacah serabut kelapa. Hal ini dilakukan agar tanaman cepat tumbuh.

2. Bakalan/Bibit Bonsai

Untuk mendapatkan bakalan, anda bisa mendapatkan dari situs penjualan bonsai ataupun dengan cara menggali sendiri. Jika membeli bakalan, setelah membeli, pangkas semua daun yang ada pada bakalan dengan gunting steril.

Gunting juga akar-akar yang berlebihan. bakal daun dan akar yang sudah dipotong dicuci dan diolesi dengan perangsang.

Jika mengunakan cara penggalian, lebih baik penggalian dilakukan secara bertahap. Pertama-tama potong bagian akarnya, setelah itu timbun dengan tanah.

Kurang lebih setelah dua bulan berikutnya, lakukan pemotongan tahap kedua, yaitu pemotongan pada keseluruhan akar.

3. Proses Adaptasi Bonsai

Setelah bakalan siap, pindahkan kedalam pot besar yang menjadi pot sementara. Pot tersebut berisi media tangah yang sudah disiapkan pada tahap satu.

Tahap ini bertujuan agar serut bisa beradaptasi sebelum dibentuk menjadi bonsai. Jika dirasa keseimbangan bakalan sudah memadai sebagai bonsai, pindahkan ke pot bonsai permanen dengan media perbandingan yang sama.

4. Proses Pembentukan Bonsai

Untuk membentuk bonsai yang indah, gunakan kawat lilit berbahan stainless steel untuk membentuknya agar tidak mudah putus dan berkarat.

Mulai lilitkan kawat dari bonggol hingga dahan-dahannya membentuk pola sesuai dengan bentuk yang kita inginkan. Lakukanlah tahap ini dengan hati-hati agar dahan tidak patah.

5. Cara Merawat Bonsai Serut

Dalam pererawatannya, siram bonsai serut sehari sekali. Pastikan media tanam bonsai tetap lembab, namun tidak terlalu basah.

Gunakan pupuk untuk mendukung pertumbuhannya karena bonsai sangat sensitif dengan unsur hara yang berlebihan.

Tempatkan tanaman bonsai pada tempat yang memiliki caahaya matahari yang cukup, namun jangan terpapar secara langsung pada masa awal dan pembentukan.

Hama yang menyerang bonsai biasanya adalah Cendawa Jenggala. Untuk mengatasinya anda bias menggunakan pestisida, insektisida dan fungisida yang dilakukan secara berkala.

Cara Menanam Bonsai serut Dongkelan

Tanaman serut masih banyak ditemukan di alam. Jika tidak mengetahui cara menenem pohon serut hasil dongkelan, kemungkinan gagal semakin tinggi dan kematian dalam waktu cepat. Berikut adalah cara penanamam bonsai serut dongkelan:

  1. Ketika mendongkel, sisakan tunas-tunas atau cabang yang berukuran kecil;
  2. Lakukan pencucian menggunakan kawat lembut dan kain atau spons. Pencucian dilakukan aga pori-pori akar dan tunas terbuka.
  3. Biarkan satu atau dua hari di tempat yang lembap. Tujuannya agar luka tertutup.
  4. Lakukan penanaman pada pot menggunakan mendia tanam dengan omposisi tanah dibawah pohon bambu + pasir kali atau malang + sekam bakar. Pada awal tanam tidak perlu melakukan pemupukan karena dapat berakibat pembusukan pohon.
  5. Lakukan penyiraman dengan cukup, tidak berlebihan.
  6. Lalu sungkup pohon serut menggunakan tutup plastik agar tetap lembab dan mengurangi penguapan. Penggunaan plastik bening ini berguna untuk mengontrol pertumbuhan tunas baru pohon dan melindunginya dari serangan hama.
  7. Setelah tunas batang dan daun sudah berjumlah lumayan banyak dan rimbun Sungkup plastik dibuka.  Setelah terlihat trubus tunas baru pohon serut, tetap gunakan sungkup plastik, namun tidak kita tali rapat.
  8. Proses pembentukan gaya bonsai bisa anda lakukan setelah akar-akar pohon sudah tumbuh banyak dan kuat. Pengawatan atau wiring bisa dilakukan setelah pertumbuhan serut dirasa sudah subur. Sebelum pembentukan gaya bonsai, alangkah lebih baik dilakukan pengelosan batang dan dahan serut terlebih dahulu. Dengan pengelosan maka pertumbuhan akar dan batang bisa lebih kuat.

Ada banyak macam gaya bonsai serut diantaranya adalah bonsai serut grouping, bonsai serut akar terbalik, dan masih banyak lagi.

A. Bonsai Serut Grouping

Bonsai serut grouping adalan gaya bonsai yang menggunakan banyak pohon serut yang akan dijadikan group sebagai pemandangan pohon.

Pohon yang digunakan dalam gaya ini, sebaiknya pohon yang sejenis dan satu tipe. Pemilihan pot yang dipakai dalam gaya ini biasanya berbentuk balok persegi panjang.

Dalam proses pemindahan dongkelan dari  pot yang lama ke pot grouping harus dilakukan dengan hati-hati. Sisakan tanah yang menempel di akar.

Jangan sampai akarnya banyak yang putus. Untuk penataan keindahan gaya grouping, umumnya pohon yang berbatang paling besar diletakkan di tengah-tengah.

Hal ini dimaksud sebagi  center yang kemudian batang kecil diletakkan di samping atau sekitarnya.

B. Bonsai Serut Akar Terbalik

Pada umumnya, tanaman bonsai dilakukan dengan posisi akar dibawah. Namu, pada teknik ini posisi akar berada diatas.

Tahap awal yang dilakukan dalam menanam tanaman bonsai serut dengan teknik akar terbalik adalah dengan menggunakan media tanam yang dibungkus dengan karung. Lalu, gunakan plastik sebagai pembungkus untuk mengurangi penguapan tanaman.

Setelah  sekitar 4 mingguan atau 1 bulanan, akan muncul bintik-bintik hijau pada batang serut atau akar serut terballik. Bintik-bintik itu adalah tunas yang baru muncul pasca penanaman awal.

Jika penanaman awal ini hanya menggunakan media tanah yang dibungkus pada karung, berarti setelah muncul tunas baru ini menjadi pertanda bahwa bonsai siap dipindahkan ke media pot yang sudah dipersiapkan.

Sebelum proses penanaman awal, cabutlah bakalan bonsai ini dari alam, lalu bersihkan dahulu batang pohon serutnya. Diamkan sekitar dalam waktu semalam agar getahnya mengering.

Setelah pembersihan dan pendiaman batang serut semalaman, baru lanjut ke tahap penanaman dengan tanah humus.

Setelah mengenal lebih jauh bonsai serut, semoga anda yang mulai tertarik dan ingin memiliki tanaman yang satu ini bisa menanam dan merawat dengan baik. Menghasilkan tanaman yang indah dan eksotis. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar